Berapa Lama Proses Izin BPOM Obat Tradisional? – Berapa Lama Proses Izin BPOM Obat Tradisional menjadi pertanyaan utama bagi pelaku usaha jamu, herbal, dan obat tradisional yang ingin memasarkan produknya secara legal di Indonesia. Proses perizinan BPOM kerap dianggap rumit dan memakan waktu, terutama bagi pelaku usaha yang baru pertama kali mengurus izin edar obat tradisional.
Izin BPOM bukan hanya formalitas, tetapi merupakan syarat wajib agar obat tradisional dapat diedarkan secara legal di seluruh wilayah Indonesia. Tanpa izin edar BPOM, produk berisiko ditarik dari pasar, diblokir di marketplace, hingga dikenakan sanksi hukum. Oleh sebab itu, memahami Berapa Lama Proses Izin BPOM Obat Tradisional sejak awal akan membantu pelaku usaha menghindari kesalahan fatal.
Artikel ini akan membahas secara lengkap Berapa Lama Proses Izin BPOM Obat Tradisional, mulai dari estimasi waktu, tahapan proses, faktor yang memengaruhi lamanya izin, hingga tips agar proses pengurusan izin BPOM obat tradisional berjalan lebih cepat dan efisien. Pembahasan ini juga relevan bagi Anda yang membutuhkan Jasa Pengurusan Izin Alat Kesehatan Permatamas Indonesia, karena layanan izin BPOM obat tradisional termasuk dalam cakupan perizinan tersebut.
Apa Itu Izin BPOM Obat Tradisional?
Sebelum membahas Berapa Lama Proses Izin BPOM Obat Tradisional, penting untuk memahami apa yang dimaksud dengan izin ini. Izin BPOM obat tradisional adalah izin edar yang diterbitkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia bagi produk jamu, obat herbal terstandar (OHT), dan fitofarmaka.
Izin ini memastikan bahwa produk obat tradisional:
• Aman dikonsumsi
• Bermutu dan diproduksi sesuai standar
• Memiliki klaim yang sesuai regulasi
Tanpa izin BPOM, obat tradisional tidak boleh dipasarkan baik secara offline maupun online.
Tanpa izin BPOM, obat tradisional tidak dapat diedarkan secara resmi, baik melalui toko fisik, apotek, distributor, maupun marketplace. Oleh karena itu, proses perizinan menjadi tahap krusial sebelum produk dipasarkan secara luas. daftar izin edar BPOM sekarang
Berapa Lama Proses Izin BPOM Obat Tradisional Secara Umum?
Secara umum, proses izin BPOM obat tradisional membutuhkan waktu sekitar 3 hingga 6 bulan. Durasi ini merupakan estimasi normal apabila seluruh persyaratan administrasi dan teknis telah dipenuhi sesuai ketentuan BPOM.
Rincian gambaran waktunya biasanya sebagai berikut:
• Persiapan dokumen & legalitas usaha: ±2–4 minggu
• Pengajuan dan evaluasi administrasi BPOM: ±1–2 bulan
• Evaluasi teknis, klarifikasi, dan perbaikan dokumen (jika ada): ±1–2 bulan
• Penerbitan Nomor Izin Edar (NIE): setelah dinyatakan memenuhi syarat
Waktu pengurusan bisa menjadi lebih cepat jika dokumen lengkap sejak awal dan fasilitas produksi sudah sesuai standar. Sebaliknya, proses bisa lebih lama dari 6 bulan apabila terdapat kekurangan dokumen, revisi label atau klaim produk, serta ketidaksesuaian standar produksi.
Karena itu, memahami alur dan persyaratan sejak awal sangat penting agar proses izin BPOM obat tradisional berjalan lancar dan tidak berlarut-larut.
Syarat Mengurus Izin BPOM Obat Tradisional
Sebelum memahami proses dan waktu pengurusan, pelaku usaha wajib mengetahui syarat mengurus izin BPOM obat tradisional. Kelengkapan persyaratan sejak awal akan sangat menentukan cepat atau lambatnya penerbitan izin edar oleh BPOM.
1. Legalitas Badan Usaha
Pengajuan izin BPOM obat tradisional hanya dapat dilakukan oleh badan usaha yang sah, dengan syarat:
• PT, CV, atau Koperasi
• Nomor Induk Berusaha (NIB)
• NPWP Perusahaan
• Akta pendirian dan perubahan (jika ada)
Tanpa legalitas ini, proses izin BPOM tidak dapat diproses.
2. Penanggung Jawab Teknis
Perusahaan wajib memiliki penanggung jawab teknis yang kompeten, dibuktikan dengan:
• Identitas penanggung jawab
• Surat penunjukan resmi
• Riwayat pendidikan dan/atau pengalaman yang relevan
Penanggung jawab teknis berperan penting dalam pengendalian mutu dan keamanan produk obat tradisional.
3. Fasilitas Produksi Sesuai CPOTB
Salah satu syarat utama mengurus izin BPOM obat tradisional adalah memiliki fasilitas produksi yang memenuhi standar Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB), meliputi:
• Bangunan dan tata ruang produksi
• Peralatan produksi sesuai fungsi
• Sanitasi dan higiene
• Sistem dokumentasi dan SOP
Jika fasilitas belum sesuai, BPOM akan meminta perbaikan sebelum izin dapat diterbitkan.
4. Dokumen Teknis Produk
Dokumen teknis merupakan inti dari permohonan izin BPOM obat tradisional, yang mencakup:
• Komposisi bahan baku
• Spesifikasi bahan dan produk jadi
• Alur proses produksi
• Sistem pengendalian mutu
• Data pendukung keamanan produk
Dokumen ini menjadi dasar evaluasi BPOM terhadap keamanan dan mutu obat tradisional.
5. Informasi dan Klaim Produk
Produk obat tradisional wajib memiliki klaim yang sesuai ketentuan, tidak berlebihan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Informasi klaim harus selaras dengan komposisi serta kategori produk (jamu, OHT, atau fitofarmaka).
6. Desain Label dan Kemasan
Label produk obat tradisional wajib memuat informasi sebagai berikut:
• Nama produk
• Komposisi
• Aturan pakai
• Peringatan dan kontraindikasi (jika ada)
• Nama dan alamat produsen
Kesalahan label merupakan penyebab umum penundaan izin BPOM.
7. Akun dan Pengajuan Melalui Sistem BPOM
Perusahaan wajib memiliki akun resmi pada sistem pendaftaran BPOM untuk mengajukan permohonan izin edar obat tradisional secara online.
Memahami dan melengkapi syarat mengurus izin BPOM obat tradisional sejak awal akan sangat membantu mempercepat proses penerbitan izin edar. Kendala yang sering terjadi umumnya disebabkan oleh dokumen tidak lengkap, fasilitas produksi belum sesuai CPOTB, atau klaim produk yang tidak tepat.
Bagi pelaku usaha yang ingin proses lebih praktis dan terarah, pengurusan izin BPOM obat tradisional dapat dilakukan melalui layanan profesional agar seluruh persyaratan terpenuhi sesuai regulasi.

Cara Mengurus Izin Edar Obat Tradisional
Izin edar obat tradisional dari BPOM wajib dimiliki agar produk dapat diedarkan secara legal di Indonesia. Berikut adalah cara mengurus izin edar obat tradisional secara lengkap dan sistematis:
1. Pastikan Legalitas Usaha
2. LengkapMemiliki Izin Sarana
3. ProduksiMenyiapkan Dokumen Produk
4. Menyiapkan Label dan Kemasan
5. Pendaftaran ke Sistem BPOM
6. Evaluasi BPOM dan Perbaikan Dokumen
7. Penerbitan Nomor Izin Edar BPOM
Oleh karena itu, pengurusan izin edar obat tradisional umumnya dilakukan sebagai bagian dari Jasa Pengurusan Izin Alat Kesehatan Permatamas Indonesia, yang membantu proses perizinan BPOM agar lebih cepat, rapi, dan sesuai ketentuan resmi. klik proses mengurus izin BPOM
Tahapan yang Menentukan Berapa Lama Proses Izin BPOM Obat Tradisional
Untuk memahami lebih jelas Berapa Lama Proses Izin BPOM Obat Tradisional, berikut tahapan yang memengaruhi durasi prosesnya:
1. Persiapan Legalitas Usaha
Tahap awal meliputi:
• Legalitas badan usaha (PT, CV, atau koperasi)
• Nomor Induk Berusaha (NIB)
• NPWP perusahaan
Jika legalitas belum lengkap, proses izin BPOM obat tradisional tidak dapat dilanjutkan. Tahap ini biasanya memakan waktu 1–2 minggu.
2. Pemenuhan Persyaratan Teknis Produksi
Produsen obat tradisional wajib memiliki:
• Fasilitas produksi sesuai standar CPOTB
• Penanggung jawab teknis (apoteker atau tenaga kompeten)
• SOP produksi dan pengujian mutu
Tahap ini sangat berpengaruh terhadap Berapa Lama Proses Izin BPOM Obat Tradisional, karena kesiapan fasilitas sering menjadi kendala utama bagi pelaku usaha.
3. Pengajuan Permohonan ke BPOM
Setelah dokumen siap, permohonan dilakukan melalui sistem resmi BPOM. Dokumen yang dinilai meliputi:
• Komposisi produk
• Klaim khasiat
• Desain label
• Proses produksi
Proses evaluasi administrasi dan teknis biasanya memakan waktu 1–2 bulan.
4. Evaluasi dan Uji Dokumen oleh BPOM
BPOM akan melakukan evaluasi mendalam terhadap keamanan, mutu, dan manfaat produk. Bila terdapat kekurangan, pemohon wajib melakukan perbaikan. Tahap revisi inilah yang kerap mempengaruhi Berapa Lama Proses Izin BPOM Obat Tradisional.
5. Penerbitan Nomor Izin Edar (NIE)
Jika seluruh persyaratan dinyatakan memenuhi ketentuan, BPOM akan menerbitkan Nomor Izin Edar obat tradisional. Produk siap dipasarkan secara legal di seluruh wilayah Indonesia.
Dengan memahami setiap tahapan di atas, pelaku usaha dapat lebih siap dalam memperkirakan berapa lama proses izin BPOM obat tradisional serta mengambil langkah yang tepat agar prosesnya berjalan lebih efisien dan tidak berlarut-larut.
Faktor yang Mempengaruhi Berapa Lama Proses Izin BPOM Obat Tradisional
Ada beberapa faktor utama yang menentukan Berapa Lama Proses Izin BPOM Obat Tradisional, antara lain:
1. Kelengkapan Dokumen
Dokumen yang tidak lengkap atau tidak sesuai standar akan memperpanjang waktu proses.
2. Kesiapan Fasilitas Produksi
Fasilitas yang belum memenuhi standar CPOTB akan memerlukan perbaikan dan inspeksi ulang.
3. Ketepatan Klaim Produk
Klaim khasiat harus sesuai dengan jenis obat tradisional dan didukung data yang valid.
4. Pengalaman dalam Pengurusan Izin
Pelaku usaha yang belum berpengalaman cenderung membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan yang menggunakan jasa konsultan.
Memahami faktor-faktor di atas akan membantu pelaku usaha mempersiapkan diri dengan lebih baik dan memperkirakan berapa lama proses izin BPOM obat tradisional, sekaligus menghindari kendala yang dapat memperlambat penerbitan izin edar.
Cara Mempercepat Proses Izin BPOM Obat Tradisional
Berikut adalah cara mempercepat proses izin BPOM obat tradisional agar pengurusan izin edar dapat berjalan lebih efisien dan tidak berlarut-larut:
1. Lengkapi Legalitas Usaha Sejak Awal
2. Pastikan Fasilitas Produksi Memenuhi CPOTB
3. Susun Dokumen Teknis dengan Akurat dan Konsisten
4. unakan Klaim Khasiat yang Sesuai Regulasi
5. Periksa Label Produk Secara Detail
6. Responsif terhadap Permintaan Klarifikasi BPOM
7. Gunakan Jasa Pengurusan Izin yang Berpengalaman, konsultasi gratis bersama Permatamas
Dengan menerapkan langkah-langkah di atas, pelaku usaha dapat secara signifikan mempercepat proses izin BPOM obat tradisional dan memastikan produknya dapat segera beredar secara legal di pasar.
Jika Anda ingin mempersingkat Berapa Lama Proses Izin BPOM Obat Tradisional, berikut beberapa strategi yang dapat dilakukan:
• Menyiapkan seluruh dokumen sejak awal
• Memastikan fasilitas produksi sesuai regulasi
• Menggunakan jasa konsultan atau biro jasa berpengalaman
• Menghindari klaim berlebihan pada label produk
Pendekatan ini terbukti dapat menghemat waktu dan meminimalkan risiko penolakan.
Keuntungan Menggunakan Jasa Pengurusan Resmi
Menggunakan jasa pengurusan izin BPOM obat tradisional memberikan banyak keuntungan bagi pelaku usaha yang ingin produknya legal, aman, dan siap dipasarkan secara luas. Proses perizinan BPOM dikenal teknis, detail, dan harus sesuai regulasi. Oleh karena itu, pendampingan profesional menjadi solusi strategis.
Berikut keuntungan utama menggunakan jasa pengurusan izin BPOM obat tradisional:
• Proses lebih cepat dan sistematis
• Dokumen sesuai regulasi BPOM terbaru
• Minim risiko revisi dan penolakan
• Pendampingan sampai izin terbit
Hal ini sangat membantu terutama bagi pelaku usaha baru di bidang obat tradisional.
Pentingnya Mengetahui Berapa Lama Proses Izin BPOM Obat Tradisional
Berapa Lama Proses Izin BPOM Obat Tradisional umumnya memakan waktu antara 3 hingga 6 bulan, tergantung kesiapan dokumen, fasilitas produksi, dan kelancaran evaluasi BPOM. Dengan persiapan yang matang dan pendampingan profesional, durasi pengurusan izin dapat ditekan lebih efisien.
Bagi Anda yang ingin proses lebih praktis dan minim risiko, Berapa Lama Proses Izin BPOM Obat Tradisional adalah bagian dari Jasa Pengurusan Izin Alat Kesehatan Permatamas Indonesia yang siap membantu dari awal hingga izin edar terbit. Didukung tim berpengalaman dan komitmen layanan profesional, Permatamas Indonesia memberikan solusi perizinan yang jelas, terukur, dan terpercaya, bahkan dilengkapi jaminan uang kembali 100% sesuai ketentuan layanan.
Konsultasi Gratis Sekarang
PERMATAMAS INDONESIA
Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat
WhatsApp: 0857-7763-0555
Telp Kantor: 021-89253417
🌐 Website: www.izinherbal.com
FAQ Berapa Lama Izin BPOM Obat Tradisional
1. Apa itu izin BPOM obat tradisional?
Izin BPOM obat tradisional adalah izin edar resmi dari BPOM untuk produk jamu, obat herbal terstandar (OHT), dan fitofarmaka agar dapat dipasarkan secara legal di Indonesia.
2. Berapa lama proses izin BPOM obat tradisional secara umum?
Proses izin BPOM obat tradisional umumnya memakan waktu 3 hingga 6 bulan, tergantung kelengkapan dokumen dan kesiapan fasilitas produksi.
3. Apa saja syarat mengurus izin BPOM obat tradisional?
Syarat utama meliputi legalitas usaha (PT/CV/Koperasi, NIB, NPWP), penanggung jawab teknis, fasilitas produksi sesuai CPOTB, dokumen teknis produk, serta label dan klaim sesuai ketentuan BPOM.
4. Bagaimana cara mengurus izin edar obat tradisional?
Prosesnya meliputi persiapan legalitas usaha, pemenuhan izin sarana, penyusunan dokumen produk, pendaftaran ke sistem BPOM, evaluasi BPOM, hingga penerbitan Nomor Izin Edar (NIE).
5. Tahapan apa yang menentukan lama proses izin BPOM obat tradisional?
Tahapan kunci meliputi persiapan legalitas usaha, kesiapan fasilitas produksi, evaluasi dokumen oleh BPOM, perbaikan jika ada revisi, dan penerbitan NIE.
6. Faktor apa yang mempengaruhi berapa lama proses izin BPOM obat tradisional?
Faktor utama adalah kelengkapan dokumen, kesiapan fasilitas CPOTB, ketepatan klaim produk, serta pengalaman dalam pengurusan izin.
7. Bagaimana cara mempercepat proses izin BPOM obat tradisional?
Dengan melengkapi dokumen sejak awal, memastikan fasilitas sesuai CPOTB, menggunakan klaim yang sesuai regulasi, serta responsif terhadap permintaan klarifikasi BPOM.
8. Berapa lama proses izin BPOM obat tradisional bersama Permatamas Indonesia?
Dengan pendampingan profesional, proses izin menjadi lebih terkontrol, sistematis, dan minim risiko keterlambatan.
9. Apa keuntungan menggunakan jasa pengurusan resmi?
Proses lebih cepat, dokumen sesuai regulasi terbaru, minim revisi, pendampingan hingga izin terbit, serta jaminan uang kembali 100% sesuai ketentuan layanan.
