Lama Registrasi Obat Tradisional di BPOM untuk Produk Lokal dan Impor

Lama Registrasi Obat Tradisional di BPOM untuk Produk Lokal dan Impor

Lama Registrasi Obat Tradisional di BPOM untuk Produk Lokal dan Impor – Registrasi obat tradisional di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menjadi tahapan penting sebelum produk dapat diedarkan secara legal di Indonesia. Bagi pelaku usaha, salah satu pertanyaan yang paling sering muncul adalah berapa lama proses registrasi tersebut sampai izin edar diterbitkan. Jawabannya tidak selalu sama karena durasi dipengaruhi jenis produk, kategori registrasi, kelengkapan dokumen, serta hasil evaluasi BPOM.

Ketentuan terbaru membedakan jangka waktu layanan berdasarkan kategori Obat Bahan Alam. Peraturan BPOM Nomor 27 Tahun 2025, misalnya, mencantumkan waktu layanan mulai dari 7 hari untuk Jamu Sederhana hingga 90 hari untuk beberapa kategori seperti Obat Herbal Terstandar, Fitofarmaka, dan produk impor.

Karena itu, menggunakan Jasa Registrasi Obat Tradisional dapat membantu pelaku usaha memahami kategori produk, menyiapkan dossier, memeriksa persyaratan, serta mengantisipasi kekurangan sebelum pengajuan dilakukan. Persiapan yang baik menjadi kunci agar proses berjalan lebih efektif.

Berapa Lama Registrasi Obat Tradisional di BPOM?

Lama registrasi obat tradisional tidak dapat disamaratakan untuk semua produk. BPOM menetapkan standar waktu berdasarkan kategori produk dan jenis layanan yang diajukan. Artinya, produk lokal dengan kategori Jamu Sederhana dapat memiliki waktu evaluasi yang berbeda dengan Obat Herbal Terstandar atau produk obat bahan alam impor.

Berdasarkan Peraturan BPOM Nomor 27 Tahun 2025, beberapa standar waktu layanan izin edar antara lain:

  1. Jamu Sederhana: paling lama 7 hari.
  2. Jamu Komposisi Tertentu: paling lama 15 hari.
  3. Jamu Komposisi Kompleks: paling lama 30 hari.
  4. Obat Herbal Terstandar dan Fitofarmaka: paling lama 90 hari.

Angka tersebut merupakan standar waktu layanan sesuai kategori dan bukan jaminan bahwa seluruh proses bisnis perusahaan selesai dalam durasi tersebut. Persiapan dokumen, pemenuhan persyaratan, perbaikan, dan tahapan lain perlu diperhitungkan secara terpisah.

Apakah 7 Hari Berarti Izin Edar Pasti Terbit?

Tidak selalu. Waktu tersebut merupakan standar pelayanan untuk kategori tertentu setelah permohonan memenuhi ketentuan yang berlaku. Jika terdapat kekurangan atau persoalan dalam dokumen dan data pendukung, proses dapat memerlukan tindak lanjut sesuai mekanisme evaluasi.

Berapa Lama Registrasi Produk Obat Tradisional Lokal?

Produk lokal memiliki beberapa jalur dan kategori registrasi. Penentuan kategori sangat penting karena berhubungan dengan persyaratan teknis dan jangka waktu evaluasi. BPOM saat ini menggunakan istilah Obat Bahan Alam dalam berbagai layanan registrasi, sementara istilah obat tradisional masih banyak digunakan masyarakat dan pelaku usaha.

Untuk produk lokal, standar waktu izin edar yang tercantum dalam PerBPOM Nomor 27 Tahun 2025 meliputi:

  • Jamu Sederhana: maksimal 7 hari.
  • Jamu Komposisi Tertentu: maksimal 15 hari.
  • Jamu Komposisi Kompleks: maksimal 30 hari.
  • Obat Herbal Terstandar: maksimal 90 hari.

Pemilihan kategori tidak cukup berdasarkan nama produk. Komposisi, bentuk sediaan, klaim, bahan yang digunakan, serta data pendukung perlu diperiksa secara tepat. BPOM juga menyediakan START, yaitu simulasi penetapan kategori terpadu yang mempertimbangkan penggunaan produk, bentuk sediaan, komposisi, dan klaim.

Berapa Lama Registrasi Obat Tradisional Impor?

Produk obat bahan alam impor juga memiliki ketentuan tersendiri. Berdasarkan PerBPOM Nomor 27 Tahun 2025, registrasi Obat Bahan Alam Impor memiliki standar waktu layanan paling lama 90 hari. Produk lisensi memiliki standar waktu paling lama 30 hari, sedangkan beberapa kategori lainnya juga memiliki ketentuan tersendiri.

Dalam praktiknya, perusahaan perlu menyiapkan dokumen dari produsen atau pihak luar negeri secara lebih cermat. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:

  1. Data dan identitas produsen luar negeri.
  2. Dokumen legalitas dan hubungan dengan pemohon.
  3. Informasi komposisi dan spesifikasi produk.
  4. Dokumen teknis serta data pendukung sesuai kategori.

Registrasi impor dapat membutuhkan koordinasi lebih banyak dibandingkan produk lokal karena dokumen harus sesuai antara informasi produsen, pemohon, produk, serta persyaratan yang berlaku di Indonesia. BPOM sendiri secara khusus menyelenggarakan edukasi mengenai registrasi produk impor untuk membantu pelaku usaha memahami pemenuhan dossier.

Mengapa Produk Impor Perlu Persiapan Lebih Matang?

Perbedaan dokumen, bahasa, data produsen, dan legalitas dari negara asal dapat menyebabkan proses persiapan lebih kompleks. Karena itu, pengecekan dokumen sebelum pengajuan menjadi langkah penting untuk menghindari permintaan perbaikan yang sebenarnya dapat dicegah.

Lama Registrasi Obat Tradisional di BPOM untuk Produk Lokal dan Impor
Lama Registrasi Obat Tradisional di BPOM untuk Produk Lokal dan Impor

Apa Saja Syarat Registrasi Obat Tradisional?

Registrasi tidak hanya membutuhkan formulir permohonan. Pelaku usaha perlu menyiapkan data administratif dan teknis yang menggambarkan identitas produk, produsen, komposisi, mutu, keamanan, manfaat, serta informasi lain sesuai kategori produk.

Secara umum, persiapan dapat mencakup:

  • Data pelaku usaha dan produsen.
  • Informasi lengkap komposisi produk.
  • Bentuk dan jenis sediaan.
  • Spesifikasi bahan baku.
  • Data keamanan, mutu, dan manfaat sesuai kategori.
  • Informasi kemasan dan label.
  • Klaim serta data pendukungnya.
  • Dokumen legalitas yang dipersyaratkan.

BPOM menempatkan registrasi sebagai bagian dari pengawasan pre-market untuk obat tradisional dan suplemen kesehatan. Direktorat Registrasi OTSKK juga secara aktif memberikan edukasi terkait tata cara registrasi dan pemenuhan dossier kepada pelaku usaha.

Bagaimana Alur Registrasi Obat Tradisional di BPOM?

Alur registrasi perlu dipahami sejak awal agar pelaku usaha tidak hanya fokus pada pengajuan, tetapi juga memahami tahapan persiapan sampai keputusan registrasi. Proses dimulai dari penentuan kategori produk dan pemeriksaan kesiapan data.

Secara umum, alurnya dapat digambarkan sebagai berikut:

  1. Identifikasi kategori produk.
  2. Pemeriksaan komposisi, bentuk sediaan, dan klaim.
  3. Persiapan dokumen administratif.
  4. Penyusunan dossier teknis.
  5. Pengajuan melalui sistem registrasi BPOM.
  6. Pemeriksaan dan evaluasi oleh BPOM.
  7. Pemenuhan perbaikan apabila terdapat permintaan.
  8. Penyelesaian proses dan penerbitan izin edar apabila persyaratan terpenuhi.

BPOM menyediakan layanan registrasi Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan sebagai bagian dari layanan publiknya. Karena sistem dan ketentuan dapat diperbarui, pelaku usaha sebaiknya selalu menggunakan informasi dan kanal resmi terbaru ketika mengajukan permohonan.

Mengapa Penentuan Kategori Harus Dilakukan di Awal?

Kesalahan kategori dapat memengaruhi dokumen yang harus disiapkan dan jalur registrasi yang digunakan. Karena itu, penentuan kategori sebaiknya dilakukan sebelum dossier disusun secara lengkap.

Berapa Biaya Registrasi Obat Tradisional di BPOM?

Biaya registrasi obat tradisional tidak tepat jika hanya disebutkan dengan satu angka untuk semua produk. Besaran biaya dapat dipengaruhi jenis registrasi, kategori produk, serta ketentuan PNBP yang berlaku. Selain biaya resmi, perusahaan juga perlu memperhitungkan biaya persiapan internal dan pendampingan apabila menggunakan jasa profesional.

Komponen biaya yang perlu dipertimbangkan antara lain:

  1. PNBP atau biaya resmi sesuai jenis layanan.
  2. Pengujian atau data teknis yang dipersyaratkan.
  3. Penyiapan dokumen dan dossier.
  4. Biaya jasa konsultasi atau pendampingan profesional.

Karena ketentuan PNBP dapat berubah, angka biaya sebaiknya dikonfirmasi berdasarkan tarif resmi yang berlaku ketika pengajuan dilakukan. Pada 2026, BPOM juga mencantumkan adanya Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2026 tentang PNBP pada BPOM dalam kanal regulasinya.

Kesalahan yang Membuat Registrasi Obat Tradisional Lebih Lama

Durasi standar BPOM dapat menjadi sulit dicapai apabila perusahaan belum siap ketika mengajukan permohonan. Kesalahan sederhana pada data produk, komposisi, label, atau dokumen pendukung dapat menyebabkan proses membutuhkan tindak lanjut.

Beberapa kesalahan yang perlu dihindari meliputi:

  • Salah menentukan kategori produk.
  • Komposisi tidak konsisten antar dokumen.
  • Klaim tidak sesuai dengan data pendukung.
  • Dokumen produsen atau legalitas tidak lengkap.
  • Informasi label berbeda dengan dossier.
  • Data teknis belum memadai.

Pengalaman dalam menangani dokumen registrasi menunjukkan bahwa persiapan sebelum submit memiliki peran penting. Prinsip E-E-A-T juga relevan di sini: pengalaman membantu menemukan potensi masalah, keahlian membantu menyusun data secara tepat, sedangkan transparansi proses menjaga kepercayaan pemilik produk.

Mengapa Menggunakan Jasa Registrasi Obat Tradisional?

Registrasi obat tradisional membutuhkan ketelitian karena menyangkut aspek administratif sekaligus teknis. Bagi pelaku usaha yang belum terbiasa dengan mekanisme BPOM, proses penyusunan dossier dapat menjadi bagian yang paling menantang.

Dengan Jasa Registrasi Obat Tradisional, pendampingan dapat mencakup:

  • Konsultasi kategori produk.
  • Pemeriksaan komposisi dan klaim.
  • Checklist persyaratan.
  • Penyiapan dan pemeriksaan dokumen.
  • Pendampingan penyusunan dossier.
  • Pendampingan pengajuan.
  • Monitoring proses registrasi.
  • Pendampingan menindaklanjuti evaluasi sesuai kebutuhan.

Tujuan pendampingan bukan menjanjikan izin edar pasti terbit atau mempersingkat kewenangan regulator, melainkan membantu memastikan pengajuan dilakukan dengan persiapan yang lebih baik dan sesuai prosedur.

PERMATAMAS Siap Membantu Registrasi Obat Tradisional

Lama registrasi obat tradisional di BPOM untuk produk lokal maupun impor sangat bergantung pada kategori produk dan kesiapan pengajuan. Berdasarkan ketentuan yang berlaku, standar waktu layanan dapat berkisar antara 7 hingga 90 hari untuk berbagai kategori Obat Bahan Alam, sementara produk impor tercantum memiliki standar waktu paling lama 90 hari.

PERMATAMAS menyediakan Jasa Registrasi Obat Tradisional untuk membantu pelaku usaha mulai dari identifikasi kategori, pemeriksaan persyaratan, penyusunan dokumen, pengecekan data produk, hingga pendampingan proses registrasi. Pendekatan yang terstruktur membantu perusahaan memahami kebutuhan sejak awal sekaligus mengurangi risiko kesalahan administratif dan teknis.

Kesimpulan

Mengetahui lama registrasi sebelum mengajukan produk sangat penting agar pelaku usaha dapat menyusun target peluncuran dan strategi bisnis secara realistis. Jamu sederhana memiliki standar waktu yang berbeda dengan Jamu Komposisi Kompleks, Obat Herbal Terstandar, Fitofarmaka, maupun produk impor.

Karena itu, jangan hanya menghitung jumlah hari evaluasi. Persiapkan kategori, komposisi, klaim, dossier, dokumen administratif, dan data teknis sejak awal. Jika Anda membutuhkan pendampingan profesional, PERMATAMAS siap membantu proses Jasa Registrasi Obat Tradisional untuk produk lokal maupun impor secara lebih terarah, informatif, dan sesuai tahapan yang berlaku di BPOM.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS INDONESIA
Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat
WhatsApp: 0857-7763-0555
Telp Kantor: 021-89253417

FAQ Registrasi obat tradisional di BPOM

1. Berapa lama registrasi obat tradisional di BPOM?

Lama proses dapat berbeda tergantung jenis produk, kelengkapan dokumen, hasil evaluasi, dan jalur registrasi yang digunakan.

2. Apakah registrasi obat tradisional lokal dan impor berbeda?

Ya. Persyaratan dan dokumen pendukung dapat berbeda antara produk lokal dan produk impor.

3. Apa saja tahapan registrasi obat tradisional?

Proses umumnya meliputi persiapan dokumen, pengajuan, verifikasi, evaluasi, perbaikan bila diperlukan, hingga penerbitan izin edar.

4. Apa yang membuat registrasi obat tradisional menjadi lama?

Dokumen tidak lengkap, data tidak konsisten, formula atau label belum sesuai, serta adanya permintaan perbaikan dapat memperpanjang proses.

5. Apakah produk impor membutuhkan dokumen tambahan?

Ya. Produk impor dapat membutuhkan dokumen legalitas dari negara asal dan dokumen lain sesuai persyaratan BPOM.

6. Apakah obat tradisional lokal wajib memiliki izin edar BPOM?

Produk obat tradisional yang akan diedarkan di Indonesia harus memenuhi ketentuan registrasi dan perizinan BPOM sesuai kategorinya.

7. Apakah nomor izin edar langsung terbit setelah pengajuan?

Tidak. Permohonan harus melalui tahapan verifikasi dan evaluasi sebelum izin edar diterbitkan.

8. Bagaimana agar proses registrasi BPOM lebih lancar?

Pastikan dokumen, formula, klaim, label, data produk, dan persyaratan teknis telah disiapkan secara lengkap dan konsisten.

9. Apakah registrasi obat tradisional bisa ditolak?

Bisa, apabila produk atau dokumen tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan atau terdapat ketidaksesuaian saat evaluasi.

10. Apakah bisa menggunakan jasa registrasi obat tradisional?

Bisa. Jasa profesional dapat membantu pengecekan dokumen, persiapan registrasi, pengajuan, serta pendampingan proses evaluasi BPOM.

Jasa Pengurusan Izin Kosmetik
Jasa Pengurusan Izin Kosmetik
Persyaratan Registrasi Obat Tradisional Sesuai Ketentuan BPOM

Persyaratan Registrasi Obat Tradisional Sesuai Ketentuan BPOM

Persyaratan Registrasi Obat Tradisional Sesuai Ketentuan BPOM – Registrasi obat tradisional merupakan tahapan penting yang harus dipenuhi oleh pelaku usaha sebelum produk herbal dapat diedarkan secara legal di Indonesia. Melalui proses registrasi, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan evaluasi terhadap aspek keamanan, mutu, dan manfaat produk sehingga masyarakat memperoleh jaminan perlindungan dalam menggunakan obat tradisional. Bagi produsen maupun pemilik merek, memahami seluruh persyaratan registrasi sejak awal akan membantu mempercepat proses pengajuan sekaligus meminimalkan risiko penolakan.

Masih banyak perusahaan yang mengalami kendala karena dokumen belum lengkap, data teknis tidak sesuai, atau belum memahami ketentuan terbaru dari BPOM. Padahal, setiap tahapan registrasi memiliki persyaratan administrasi dan teknis yang harus dipenuhi secara cermat. Kesalahan kecil sekalipun dapat menyebabkan permohonan dikembalikan untuk diperbaiki atau bahkan ditolak.

Jasa Registrasi Obat Tradisional dari PERMATAMAS hadir untuk membantu pelaku usaha memperoleh izin edar secara lebih mudah, cepat, dan sesuai regulasi. Dengan pendampingan profesional mulai dari konsultasi, penyusunan dokumen, hingga proses evaluasi BPOM, peluang memperoleh persetujuan registrasi menjadi lebih optimal.

Mengapa Registrasi Obat Tradisional Sangat Penting?

Registrasi bukan hanya menjadi kewajiban hukum, tetapi juga menjadi bukti bahwa produk telah melalui proses evaluasi sesuai standar BPOM. Produk yang memiliki izin edar akan lebih dipercaya oleh konsumen, distributor, apotek, maupun fasilitas pelayanan kesehatan.

Beberapa manfaat registrasi obat tradisional antara lain:

  • Produk dapat dipasarkan secara legal di Indonesia.
  • Meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap kualitas produk.
  • Memenuhi ketentuan peraturan BPOM.
  • Membuka peluang kerja sama dengan distributor dan marketplace.

Selain memberikan perlindungan hukum kepada pelaku usaha, registrasi juga menjadi nilai tambah dalam membangun reputasi merek. Produk yang telah memiliki izin edar lebih mudah bersaing di pasar nasional maupun internasional karena dianggap telah memenuhi standar keamanan dan mutu yang dipersyaratkan.

Persyaratan Registrasi Obat Tradisional Sesuai Ketentuan BPOM

Sebelum mengajukan registrasi, perusahaan wajib menyiapkan berbagai dokumen administratif dan teknis. Kelengkapan persyaratan menjadi salah satu faktor utama yang menentukan kelancaran proses evaluasi oleh BPOM.

Dokumen yang umumnya dipersiapkan meliputi:

  • Nomor Induk Berusaha (NIB) dan legalitas perusahaan.
  • Sertifikat Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik (CPOTB) atau kerja sama dengan industri yang telah memiliki sertifikat.
  • Formula dan komposisi produk.
  • Desain label dan kemasan sesuai ketentuan.

Selain dokumen tersebut, BPOM juga dapat meminta data pendukung lain seperti spesifikasi bahan baku, metode produksi, hasil pengujian mutu, stabilitas produk, hingga dokumen pendukung klaim. Oleh karena itu, seluruh data harus disusun secara sistematis dan sesuai format yang ditentukan.

Alur Proses Registrasi Obat Tradisional

Memahami tahapan registrasi akan membantu perusahaan mempersiapkan setiap proses secara lebih efektif. Proses yang dilakukan sesuai prosedur akan memperbesar peluang produk memperoleh izin edar tanpa kendala berarti.

Tahapan registrasi umumnya meliputi:

  1. Konsultasi awal dan identifikasi kategori produk.
  2. Persiapan dokumen administrasi dan teknis.
  3. Pengajuan registrasi melalui sistem BPOM.
  4. Evaluasi administrasi dan teknis oleh BPOM.

Apabila selama evaluasi terdapat permintaan perbaikan atau klarifikasi, perusahaan wajib memberikan tanggapan sesuai batas waktu yang ditentukan. Setelah seluruh persyaratan dinyatakan memenuhi ketentuan, BPOM akan menerbitkan nomor izin edar sehingga produk dapat dipasarkan secara legal.

Persyaratan Registrasi Obat Tradisional Sesuai Ketentuan BPOM
Persyaratan Registrasi Obat Tradisional Sesuai Ketentuan BPOM

Biaya Registrasi Obat Tradisional

Biaya registrasi obat tradisional tidak hanya terdiri dari biaya resmi pemerintah, tetapi juga dipengaruhi oleh kebutuhan penyusunan dokumen, pengujian laboratorium, dan kompleksitas produk yang diajukan.

Komponen biaya yang umumnya meliputi:

  • Biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
  • Biaya pengujian laboratorium apabila diperlukan.
  • Biaya penyusunan dokumen teknis.
  • Biaya pendampingan profesional jika menggunakan konsultan.

Besaran biaya dapat berbeda tergantung kategori produk, jenis registrasi, dan kebutuhan evaluasi tambahan. Dengan melakukan persiapan secara matang sejak awal, perusahaan dapat menghindari biaya tambahan akibat revisi atau pengajuan ulang.

Lama Proses Registrasi Obat Tradisional

Lama proses registrasi bergantung pada kelengkapan dokumen, kategori produk, hasil evaluasi BPOM, serta kecepatan perusahaan dalam memberikan tanggapan apabila terdapat permintaan perbaikan.

Beberapa faktor yang memengaruhi lama proses antara lain:

  • Kelengkapan dokumen sejak awal.
  • Kompleksitas formula produk.
  • Hasil evaluasi administrasi.
  • Kecepatan respon terhadap permintaan klarifikasi.

Apabila seluruh persyaratan telah dipenuhi dengan baik dan tidak terdapat kendala selama evaluasi, proses registrasi dapat berjalan lebih efisien. Oleh karena itu, pemeriksaan dokumen sebelum pengajuan menjadi langkah yang sangat penting.

Kesalahan Umum yang Menyebabkan Registrasi Ditolak

Banyak permohonan registrasi mengalami hambatan karena kesalahan yang sebenarnya dapat dihindari. Memahami kesalahan umum akan membantu perusahaan meningkatkan kualitas pengajuan.

Kesalahan yang sering terjadi meliputi:

  • Dokumen administrasi belum lengkap.
  • Formula produk tidak sesuai ketentuan.
  • Label dan klaim produk tidak memenuhi regulasi.
  • Data teknis tidak konsisten.

Selain itu, penggunaan bahan yang tidak memenuhi persyaratan, hasil uji laboratorium yang belum memadai, atau keterlambatan memberikan tanggapan kepada BPOM juga dapat menghambat proses registrasi. Oleh sebab itu, setiap tahapan perlu dipersiapkan secara teliti.

Mengapa Menggunakan Jasa Registrasi Obat Tradisional?

Proses registrasi membutuhkan pemahaman terhadap regulasi BPOM, penyusunan dokumen teknis, serta pengalaman dalam menghadapi proses evaluasi. Pendampingan profesional dapat membantu perusahaan menjalankan proses secara lebih efektif.

Keuntungan menggunakan jasa profesional antara lain:

  • Konsultasi sebelum pengajuan registrasi.
  • Pemeriksaan kelengkapan dokumen.
  • Penyusunan dokumen teknis sesuai ketentuan.
  • Pendampingan selama proses evaluasi.

Dengan dukungan tenaga yang berpengalaman, perusahaan dapat mengurangi risiko kesalahan administrasi, mempercepat proses penyusunan dokumen, dan meningkatkan peluang memperoleh persetujuan registrasi.

Tips Agar Registrasi Obat Tradisional Cepat Disetujui

Persiapan yang matang menjadi kunci keberhasilan dalam proses registrasi. Perusahaan perlu memastikan bahwa seluruh dokumen telah sesuai dengan ketentuan sebelum permohonan diajukan.

Beberapa tips yang dapat diterapkan yaitu:

  • Pastikan seluruh dokumen masih berlaku.
  • Gunakan data teknis yang konsisten.
  • Siapkan label sesuai regulasi BPOM.
  • Lakukan pemeriksaan dokumen sebelum pengajuan.

Dengan menerapkan langkah-langkah tersebut, risiko revisi dapat diminimalkan sehingga proses evaluasi menjadi lebih lancar dan efisien.

PERMATAMAS Siap Mendampingi Registrasi Obat Tradisional

PERMATAMAS menyediakan layanan Jasa Registrasi Obat Tradisional dengan pendampingan profesional bagi industri maupun UMKM di seluruh Indonesia. Kami membantu perusahaan mulai dari tahap konsultasi hingga izin edar diterbitkan oleh BPOM.

Layanan yang kami berikan meliputi:

  • Konsultasi registrasi produk.
  • Pemeriksaan persyaratan administrasi.
  • Penyusunan dokumen teknis.
  • Pendampingan selama proses evaluasi BPOM.

Dengan pengalaman dalam pengurusan berbagai legalitas produk kesehatan, PERMATAMAS berkomitmen membantu pelaku usaha memperoleh izin edar secara lebih cepat, tepat, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kesimpulan

Memahami Persyaratan Registrasi Obat Tradisional Sesuai Ketentuan BPOM merupakan langkah awal yang sangat penting bagi setiap pelaku usaha yang ingin memasarkan produk herbal secara legal di Indonesia. Dengan memenuhi persyaratan administrasi dan teknis, mengikuti alur registrasi yang benar, mengetahui estimasi biaya, memahami lama proses, serta menghindari kesalahan umum, peluang memperoleh izin edar akan semakin besar.

Apabila Anda membutuhkan Jasa Registrasi Obat Tradisional yang profesional dan berpengalaman, percayakan prosesnya kepada PERMATAMAS. Kami siap memberikan pendampingan mulai dari konsultasi, pemeriksaan dokumen, penyusunan persyaratan teknis, pengajuan registrasi, hingga pendampingan selama evaluasi BPOM. Dengan dukungan tim yang kompeten, proses registrasi obat tradisional dapat berjalan lebih mudah, efisien, dan sesuai dengan ketentuan BPOM yang berlaku.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS INDONESIA
Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat
WhatsApp: 0857-7763-0555
Telp Kantor: 021-89253417

FAQ – Persyaratan Registrasi Obat Tradisional Sesuai Ketentuan BPOM

1. Apa saja persyaratan registrasi obat tradisional?

Persyaratan umumnya meliputi legalitas usaha, data produk, komposisi, spesifikasi bahan, proses produksi, penandaan atau label, serta dokumen pendukung sesuai jenis produk.

2. Siapa yang wajib melakukan registrasi obat tradisional?

Pelaku usaha yang memproduksi atau mengedarkan obat tradisional di Indonesia wajib memenuhi ketentuan registrasi dan perizinan yang berlaku.

3. Apakah UMKM bisa mendaftarkan obat tradisional?

Ya. UMKM dapat melakukan registrasi sepanjang memenuhi persyaratan legalitas, fasilitas, produk, dan ketentuan BPOM yang berlaku.

4. Apa itu izin edar obat tradisional?

Izin edar merupakan persetujuan BPOM yang menjadi dasar legal bagi produk obat tradisional untuk diedarkan di Indonesia setelah memenuhi persyaratan keamanan, mutu, dan manfaat.

5. Apakah produk obat tradisional harus memiliki CPOTB?

Persyaratan sarana produksi dan penerapan CPOTB bergantung pada jenis dan skala usaha serta kategori produk yang didaftarkan. Pemenuhan ketentuan CPOTB menjadi bagian penting dalam memastikan proses produksi memenuhi standar.

6. Dokumen apa yang perlu disiapkan untuk registrasi?

Dokumen dapat mencakup legalitas perusahaan, data penanggung jawab, informasi formula, bahan baku, proses produksi, spesifikasi produk, kemasan, label, serta dokumen teknis lainnya.

7. Mengapa registrasi obat tradisional bisa ditolak?

Pengajuan dapat terkendala apabila dokumen tidak lengkap, data tidak konsisten, komposisi atau klaim tidak sesuai, serta persyaratan keamanan, mutu, atau administrasi belum terpenuhi.

8. Berapa lama proses registrasi obat tradisional di BPOM?

Lama proses bergantung pada jenis produk, jalur registrasi, kelengkapan dokumen, dan hasil evaluasi BPOM. Perbaikan dokumen dapat memengaruhi waktu penyelesaian.

9. Apakah label obat tradisional harus diperiksa sebelum registrasi?

Ya. Informasi pada label dan klaim produk perlu disesuaikan dengan ketentuan BPOM agar tidak menimbulkan kendala saat evaluasi.

10. Apakah bisa menggunakan jasa pengurusan registrasi obat tradisional?

Bisa. Jasa profesional dapat membantu pengecekan persyaratan, penyusunan dokumen, pengajuan registrasi, serta pendampingan selama proses evaluasi BPOM.

jasa-urus-izin-edar-pkrt
jasa-urus-izin-edar-pkrt

LEGALITAS PERMATAMAS INDONESIA

Akta Pendirian : Nomor 15
SK Pengesahaan : AHU-0032144-AH,01,15 Tahun 2021
NPWP : 76,011,954,5-427,000
NIB : 0610210009793
TDP : 102637007638
Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi,Jawa Barat, Indonesia

Telp : 021-89253417
Hp/WA : 085777630555

Izin Halal @ 2024 –
with  Dokter Website