Lama Registrasi Obat Tradisional di BPOM untuk Produk Lokal dan Impor

Lama Registrasi Obat Tradisional di BPOM untuk Produk Lokal dan Impor – Registrasi obat tradisional di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menjadi tahapan penting sebelum produk dapat diedarkan secara legal di Indonesia. Bagi pelaku usaha, salah satu pertanyaan yang paling sering muncul adalah berapa lama proses registrasi tersebut sampai izin edar diterbitkan. Jawabannya tidak selalu sama karena durasi dipengaruhi jenis produk, kategori registrasi, kelengkapan dokumen, serta hasil evaluasi BPOM.

Ketentuan terbaru membedakan jangka waktu layanan berdasarkan kategori Obat Bahan Alam. Peraturan BPOM Nomor 27 Tahun 2025, misalnya, mencantumkan waktu layanan mulai dari 7 hari untuk Jamu Sederhana hingga 90 hari untuk beberapa kategori seperti Obat Herbal Terstandar, Fitofarmaka, dan produk impor.

Karena itu, menggunakan Jasa Registrasi Obat Tradisional dapat membantu pelaku usaha memahami kategori produk, menyiapkan dossier, memeriksa persyaratan, serta mengantisipasi kekurangan sebelum pengajuan dilakukan. Persiapan yang baik menjadi kunci agar proses berjalan lebih efektif.

Berapa Lama Registrasi Obat Tradisional di BPOM?

Lama registrasi obat tradisional tidak dapat disamaratakan untuk semua produk. BPOM menetapkan standar waktu berdasarkan kategori produk dan jenis layanan yang diajukan. Artinya, produk lokal dengan kategori Jamu Sederhana dapat memiliki waktu evaluasi yang berbeda dengan Obat Herbal Terstandar atau produk obat bahan alam impor.

Berdasarkan Peraturan BPOM Nomor 27 Tahun 2025, beberapa standar waktu layanan izin edar antara lain:

  1. Jamu Sederhana: paling lama 7 hari.
  2. Jamu Komposisi Tertentu: paling lama 15 hari.
  3. Jamu Komposisi Kompleks: paling lama 30 hari.
  4. Obat Herbal Terstandar dan Fitofarmaka: paling lama 90 hari.

Angka tersebut merupakan standar waktu layanan sesuai kategori dan bukan jaminan bahwa seluruh proses bisnis perusahaan selesai dalam durasi tersebut. Persiapan dokumen, pemenuhan persyaratan, perbaikan, dan tahapan lain perlu diperhitungkan secara terpisah.

Apakah 7 Hari Berarti Izin Edar Pasti Terbit?

Tidak selalu. Waktu tersebut merupakan standar pelayanan untuk kategori tertentu setelah permohonan memenuhi ketentuan yang berlaku. Jika terdapat kekurangan atau persoalan dalam dokumen dan data pendukung, proses dapat memerlukan tindak lanjut sesuai mekanisme evaluasi.

Berapa Lama Registrasi Produk Obat Tradisional Lokal?

Produk lokal memiliki beberapa jalur dan kategori registrasi. Penentuan kategori sangat penting karena berhubungan dengan persyaratan teknis dan jangka waktu evaluasi. BPOM saat ini menggunakan istilah Obat Bahan Alam dalam berbagai layanan registrasi, sementara istilah obat tradisional masih banyak digunakan masyarakat dan pelaku usaha.

Untuk produk lokal, standar waktu izin edar yang tercantum dalam PerBPOM Nomor 27 Tahun 2025 meliputi:

  • Jamu Sederhana: maksimal 7 hari.
  • Jamu Komposisi Tertentu: maksimal 15 hari.
  • Jamu Komposisi Kompleks: maksimal 30 hari.
  • Obat Herbal Terstandar: maksimal 90 hari.

Pemilihan kategori tidak cukup berdasarkan nama produk. Komposisi, bentuk sediaan, klaim, bahan yang digunakan, serta data pendukung perlu diperiksa secara tepat. BPOM juga menyediakan START, yaitu simulasi penetapan kategori terpadu yang mempertimbangkan penggunaan produk, bentuk sediaan, komposisi, dan klaim.

Berapa Lama Registrasi Obat Tradisional Impor?

Produk obat bahan alam impor juga memiliki ketentuan tersendiri. Berdasarkan PerBPOM Nomor 27 Tahun 2025, registrasi Obat Bahan Alam Impor memiliki standar waktu layanan paling lama 90 hari. Produk lisensi memiliki standar waktu paling lama 30 hari, sedangkan beberapa kategori lainnya juga memiliki ketentuan tersendiri.

Dalam praktiknya, perusahaan perlu menyiapkan dokumen dari produsen atau pihak luar negeri secara lebih cermat. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:

  1. Data dan identitas produsen luar negeri.
  2. Dokumen legalitas dan hubungan dengan pemohon.
  3. Informasi komposisi dan spesifikasi produk.
  4. Dokumen teknis serta data pendukung sesuai kategori.

Registrasi impor dapat membutuhkan koordinasi lebih banyak dibandingkan produk lokal karena dokumen harus sesuai antara informasi produsen, pemohon, produk, serta persyaratan yang berlaku di Indonesia. BPOM sendiri secara khusus menyelenggarakan edukasi mengenai registrasi produk impor untuk membantu pelaku usaha memahami pemenuhan dossier.

Mengapa Produk Impor Perlu Persiapan Lebih Matang?

Perbedaan dokumen, bahasa, data produsen, dan legalitas dari negara asal dapat menyebabkan proses persiapan lebih kompleks. Karena itu, pengecekan dokumen sebelum pengajuan menjadi langkah penting untuk menghindari permintaan perbaikan yang sebenarnya dapat dicegah.

Lama Registrasi Obat Tradisional di BPOM untuk Produk Lokal dan Impor
Lama Registrasi Obat Tradisional di BPOM untuk Produk Lokal dan Impor

Apa Saja Syarat Registrasi Obat Tradisional?

Registrasi tidak hanya membutuhkan formulir permohonan. Pelaku usaha perlu menyiapkan data administratif dan teknis yang menggambarkan identitas produk, produsen, komposisi, mutu, keamanan, manfaat, serta informasi lain sesuai kategori produk.

Secara umum, persiapan dapat mencakup:

  • Data pelaku usaha dan produsen.
  • Informasi lengkap komposisi produk.
  • Bentuk dan jenis sediaan.
  • Spesifikasi bahan baku.
  • Data keamanan, mutu, dan manfaat sesuai kategori.
  • Informasi kemasan dan label.
  • Klaim serta data pendukungnya.
  • Dokumen legalitas yang dipersyaratkan.

BPOM menempatkan registrasi sebagai bagian dari pengawasan pre-market untuk obat tradisional dan suplemen kesehatan. Direktorat Registrasi OTSKK juga secara aktif memberikan edukasi terkait tata cara registrasi dan pemenuhan dossier kepada pelaku usaha.

Bagaimana Alur Registrasi Obat Tradisional di BPOM?

Alur registrasi perlu dipahami sejak awal agar pelaku usaha tidak hanya fokus pada pengajuan, tetapi juga memahami tahapan persiapan sampai keputusan registrasi. Proses dimulai dari penentuan kategori produk dan pemeriksaan kesiapan data.

Secara umum, alurnya dapat digambarkan sebagai berikut:

  1. Identifikasi kategori produk.
  2. Pemeriksaan komposisi, bentuk sediaan, dan klaim.
  3. Persiapan dokumen administratif.
  4. Penyusunan dossier teknis.
  5. Pengajuan melalui sistem registrasi BPOM.
  6. Pemeriksaan dan evaluasi oleh BPOM.
  7. Pemenuhan perbaikan apabila terdapat permintaan.
  8. Penyelesaian proses dan penerbitan izin edar apabila persyaratan terpenuhi.

BPOM menyediakan layanan registrasi Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan sebagai bagian dari layanan publiknya. Karena sistem dan ketentuan dapat diperbarui, pelaku usaha sebaiknya selalu menggunakan informasi dan kanal resmi terbaru ketika mengajukan permohonan.

Mengapa Penentuan Kategori Harus Dilakukan di Awal?

Kesalahan kategori dapat memengaruhi dokumen yang harus disiapkan dan jalur registrasi yang digunakan. Karena itu, penentuan kategori sebaiknya dilakukan sebelum dossier disusun secara lengkap.

Berapa Biaya Registrasi Obat Tradisional di BPOM?

Biaya registrasi obat tradisional tidak tepat jika hanya disebutkan dengan satu angka untuk semua produk. Besaran biaya dapat dipengaruhi jenis registrasi, kategori produk, serta ketentuan PNBP yang berlaku. Selain biaya resmi, perusahaan juga perlu memperhitungkan biaya persiapan internal dan pendampingan apabila menggunakan jasa profesional.

Komponen biaya yang perlu dipertimbangkan antara lain:

  1. PNBP atau biaya resmi sesuai jenis layanan.
  2. Pengujian atau data teknis yang dipersyaratkan.
  3. Penyiapan dokumen dan dossier.
  4. Biaya jasa konsultasi atau pendampingan profesional.

Karena ketentuan PNBP dapat berubah, angka biaya sebaiknya dikonfirmasi berdasarkan tarif resmi yang berlaku ketika pengajuan dilakukan. Pada 2026, BPOM juga mencantumkan adanya Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2026 tentang PNBP pada BPOM dalam kanal regulasinya.

Kesalahan yang Membuat Registrasi Obat Tradisional Lebih Lama

Durasi standar BPOM dapat menjadi sulit dicapai apabila perusahaan belum siap ketika mengajukan permohonan. Kesalahan sederhana pada data produk, komposisi, label, atau dokumen pendukung dapat menyebabkan proses membutuhkan tindak lanjut.

Beberapa kesalahan yang perlu dihindari meliputi:

  • Salah menentukan kategori produk.
  • Komposisi tidak konsisten antar dokumen.
  • Klaim tidak sesuai dengan data pendukung.
  • Dokumen produsen atau legalitas tidak lengkap.
  • Informasi label berbeda dengan dossier.
  • Data teknis belum memadai.

Pengalaman dalam menangani dokumen registrasi menunjukkan bahwa persiapan sebelum submit memiliki peran penting. Prinsip E-E-A-T juga relevan di sini: pengalaman membantu menemukan potensi masalah, keahlian membantu menyusun data secara tepat, sedangkan transparansi proses menjaga kepercayaan pemilik produk.

Mengapa Menggunakan Jasa Registrasi Obat Tradisional?

Registrasi obat tradisional membutuhkan ketelitian karena menyangkut aspek administratif sekaligus teknis. Bagi pelaku usaha yang belum terbiasa dengan mekanisme BPOM, proses penyusunan dossier dapat menjadi bagian yang paling menantang.

Dengan Jasa Registrasi Obat Tradisional, pendampingan dapat mencakup:

  • Konsultasi kategori produk.
  • Pemeriksaan komposisi dan klaim.
  • Checklist persyaratan.
  • Penyiapan dan pemeriksaan dokumen.
  • Pendampingan penyusunan dossier.
  • Pendampingan pengajuan.
  • Monitoring proses registrasi.
  • Pendampingan menindaklanjuti evaluasi sesuai kebutuhan.

Tujuan pendampingan bukan menjanjikan izin edar pasti terbit atau mempersingkat kewenangan regulator, melainkan membantu memastikan pengajuan dilakukan dengan persiapan yang lebih baik dan sesuai prosedur.

PERMATAMAS Siap Membantu Registrasi Obat Tradisional

Lama registrasi obat tradisional di BPOM untuk produk lokal maupun impor sangat bergantung pada kategori produk dan kesiapan pengajuan. Berdasarkan ketentuan yang berlaku, standar waktu layanan dapat berkisar antara 7 hingga 90 hari untuk berbagai kategori Obat Bahan Alam, sementara produk impor tercantum memiliki standar waktu paling lama 90 hari.

PERMATAMAS menyediakan Jasa Registrasi Obat Tradisional untuk membantu pelaku usaha mulai dari identifikasi kategori, pemeriksaan persyaratan, penyusunan dokumen, pengecekan data produk, hingga pendampingan proses registrasi. Pendekatan yang terstruktur membantu perusahaan memahami kebutuhan sejak awal sekaligus mengurangi risiko kesalahan administratif dan teknis.

Kesimpulan

Mengetahui lama registrasi sebelum mengajukan produk sangat penting agar pelaku usaha dapat menyusun target peluncuran dan strategi bisnis secara realistis. Jamu sederhana memiliki standar waktu yang berbeda dengan Jamu Komposisi Kompleks, Obat Herbal Terstandar, Fitofarmaka, maupun produk impor.

Karena itu, jangan hanya menghitung jumlah hari evaluasi. Persiapkan kategori, komposisi, klaim, dossier, dokumen administratif, dan data teknis sejak awal. Jika Anda membutuhkan pendampingan profesional, PERMATAMAS siap membantu proses Jasa Registrasi Obat Tradisional untuk produk lokal maupun impor secara lebih terarah, informatif, dan sesuai tahapan yang berlaku di BPOM.

KONSULTASI GRATIS

PERMATAMAS INDONESIA
Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat
WhatsApp: 0857-7763-0555
Telp Kantor: 021-89253417

FAQ Registrasi obat tradisional di BPOM

1. Berapa lama registrasi obat tradisional di BPOM?

Lama proses dapat berbeda tergantung jenis produk, kelengkapan dokumen, hasil evaluasi, dan jalur registrasi yang digunakan.

2. Apakah registrasi obat tradisional lokal dan impor berbeda?

Ya. Persyaratan dan dokumen pendukung dapat berbeda antara produk lokal dan produk impor.

3. Apa saja tahapan registrasi obat tradisional?

Proses umumnya meliputi persiapan dokumen, pengajuan, verifikasi, evaluasi, perbaikan bila diperlukan, hingga penerbitan izin edar.

4. Apa yang membuat registrasi obat tradisional menjadi lama?

Dokumen tidak lengkap, data tidak konsisten, formula atau label belum sesuai, serta adanya permintaan perbaikan dapat memperpanjang proses.

5. Apakah produk impor membutuhkan dokumen tambahan?

Ya. Produk impor dapat membutuhkan dokumen legalitas dari negara asal dan dokumen lain sesuai persyaratan BPOM.

6. Apakah obat tradisional lokal wajib memiliki izin edar BPOM?

Produk obat tradisional yang akan diedarkan di Indonesia harus memenuhi ketentuan registrasi dan perizinan BPOM sesuai kategorinya.

7. Apakah nomor izin edar langsung terbit setelah pengajuan?

Tidak. Permohonan harus melalui tahapan verifikasi dan evaluasi sebelum izin edar diterbitkan.

8. Bagaimana agar proses registrasi BPOM lebih lancar?

Pastikan dokumen, formula, klaim, label, data produk, dan persyaratan teknis telah disiapkan secara lengkap dan konsisten.

9. Apakah registrasi obat tradisional bisa ditolak?

Bisa, apabila produk atau dokumen tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan atau terdapat ketidaksesuaian saat evaluasi.

10. Apakah bisa menggunakan jasa registrasi obat tradisional?

Bisa. Jasa profesional dapat membantu pengecekan dokumen, persiapan registrasi, pengajuan, serta pendampingan proses evaluasi BPOM.

Jasa Pengurusan Izin Kosmetik
Jasa Pengurusan Izin Kosmetik

LEGALITAS PERMATAMAS INDONESIA

Akta Pendirian : Nomor 15
SK Pengesahaan : AHU-0032144-AH,01,15 Tahun 2021
NPWP : 76,011,954,5-427,000
NIB : 0610210009793
TDP : 102637007638
Plaza THB Lantai 2 Blok F2 No.61 Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi,Jawa Barat, Indonesia

Telp : 021-89253417
Hp/WA : 085777630555

Izin Halal @ 2024 –
with  Dokter Website